Rabu, 8 Mei 2019 20:01

BERITA SEPUTAR DUNIA - Semua menteri Yordania mengajukan permohonan mundur hari ini sebagai bagian dari perombakan kabinet yang dipimpin Raja Abdullah II.
Perdana Menteri Yordania Umar Razzaz akan tetap bertahan di posisinya dan sejumlah menteri yang mundur akan kembali menjabat dalam pemilihan berikutnya.togel online
Pernyataan dari pemerintah Yordania menuturkan, perombakan kabinet ini cukup penting bagi Yordania untuk menghadapi tantangan ke depan.
Laman Haaretz melaporkan, Rabu (8/5), pekan lalu Kerajaan Yordania memberhentikan sejumlah pejabat penting dan cukup senior. Kebijakan ini dilakukan menyusul kabar di media yang menyebut ada upaya untuk menjatuhkan rezim Yordania. Koran Kuwait Al-Qabas mengutip sumber mengatakan sejumlah tokoh senior di Yordania menggalang rakyat untuk turun ke jalan memprotes kepemimpinan Razzaz.
Salah satu tokoh penting yang dicopot dari jabatannya oleh Raja Abdullah adalah Direktur Jenderal Departemen Intelijen, Jenderal Adnan al-Jundi. Dia adalah tokoh yang cukup berpengaruh di Yordania. Istana menyatakan Raja sudah memutuskan agar Jundi pensiun dan diganti oleh Jenderal Ahmad Husni yang sebelumnya sudah pernah menjabat sejumlah posisi di departemen intelijen.
Beberapa hari sebelum Jundi dicopot, raja juga mengganti beberapa pejabat penting, termasuk kepala kebijakan dan informasi.daftar togel online
Media Yordania melaporkan, perubahan juga terjadi di sektor pertahanan dan jajaran kepolisian. Para pejabat baru sudah ditunjuk untuk bertugas di sejumlah daerah.

BERITA SEPUTAR DUNIA - Semua menteri Yordania mengajukan permohonan mundur hari ini sebagai bagian dari perombakan kabinet yang dipimpin Raja Abdullah II.
Perdana Menteri Yordania Umar Razzaz akan tetap bertahan di posisinya dan sejumlah menteri yang mundur akan kembali menjabat dalam pemilihan berikutnya.togel online
Pernyataan dari pemerintah Yordania menuturkan, perombakan kabinet ini cukup penting bagi Yordania untuk menghadapi tantangan ke depan.
Laman Haaretz melaporkan, Rabu (8/5), pekan lalu Kerajaan Yordania memberhentikan sejumlah pejabat penting dan cukup senior. Kebijakan ini dilakukan menyusul kabar di media yang menyebut ada upaya untuk menjatuhkan rezim Yordania. Koran Kuwait Al-Qabas mengutip sumber mengatakan sejumlah tokoh senior di Yordania menggalang rakyat untuk turun ke jalan memprotes kepemimpinan Razzaz.
Salah satu tokoh penting yang dicopot dari jabatannya oleh Raja Abdullah adalah Direktur Jenderal Departemen Intelijen, Jenderal Adnan al-Jundi. Dia adalah tokoh yang cukup berpengaruh di Yordania. Istana menyatakan Raja sudah memutuskan agar Jundi pensiun dan diganti oleh Jenderal Ahmad Husni yang sebelumnya sudah pernah menjabat sejumlah posisi di departemen intelijen.
Beberapa hari sebelum Jundi dicopot, raja juga mengganti beberapa pejabat penting, termasuk kepala kebijakan dan informasi.daftar togel online
Media Yordania melaporkan, perubahan juga terjadi di sektor pertahanan dan jajaran kepolisian. Para pejabat baru sudah ditunjuk untuk bertugas di sejumlah daerah.
0 komentar:
Posting Komentar