opacity: 0.1;

Selasa, 05 Februari 2019


Lima Anggota Abu Sayyaf Menyerah
Polisi dan tentara berdiri di luar sebuah gereja yang dihantam bom di Jolo, Provinsi Sulu, Filipina, 27 Januari 2019.

BERITA SEPUTAR DUNIA - Manila, Satu anggota senior Abu Sayyaf dan empat anggota kelompok gerilyawan diyakini berada di belakang pemboman mematikan gereja di Filipina selatan menyerahkan kepada pihak berwenang, akhir pekan lalu.

Pada Senin (4/2), Kepala Polisi Filipina Oscar Albayalde mengatakan pria bernama Kammah Pae menyerahkan diri kepada pasukan pemerintah. Dia diyakini pihak berwenang telah membantu pasangan Indonesia dalam serangan bunuh diri 27 Januari 2019.

"Dia dipaksa untuk menyerah. Dia mungkin tidak ingin mati selama serangan militer," kata Albayalde pada briefing media.

Pasukan Filipina menewaskan tiga tersangka gerilyawan Abu Sayyaf, namun lima tentara tewas dalam kontak senjata pada Sabtu (2/2) di Patikul, kota di provinsi Sulu ketika pasukan mengejar mereka yang berada di belakang serangan gereja.

Albayalde mengatakan Kammah membantah terlibat dalam pemboman kembar di katedral Jolo yang menewaskan 23 orang, termasuk warga sipil dan tentara. Tetapi laporan para saksi mata menunjukkan dia mengawal pasangan Indonesia.

Albayalde menambahkan pasukan keamanan juga menyita alat peledak improvisasi (IED) dan sejumlah komponen dari rumahnya. Kelima tersangka akan menghadapi beberapa tuduhan pembunuhan.

PROMO TOGEL        DAFTAR TOGEL            PREDIKSI TOGEL            PAITO TOGEL
05.15.00   Posted by Anita Surya in with No comments

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search