
BSD-BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Aceh memindahkan sebanyak 58 narapidana dari Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Banda Aceh ke Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.bandar togel online pasaran hongkong
Pemindahan napi itu berlangsung pada Kamis 25 Januari 2018 sekira pukul 23.00 WIB dan baru berangkat pada pukul 00.30 WIB di Lapas Kelas II A Banda Aceh, Desa Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten, Aceh Besar.
Menggunakan tiga unit kendaraan tahanan Mapolres Kota Banda Aceh dan satu unit milik Polres Pidie, para tahanan itu diangkut secara rahasia tanpa ada pemberitahuan. Perjalanan mereka ke Medan dikawal ketat personel polisi Sat Lantas dan Sat Brimob Polda Aceh.
Tahanan dipindahkan tersebut di merupakan napi yang terlibat dalam kerusuhan Lapas awal Januari lalu. Dari 58 napi tersebut tidak termasuk 16 napi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.bandar togel online terpercaya pasaran hongkong
"58 napi yang dipindahkan ini terkait kerusuhan di LP yang terjadi beberapa waktu lalu," kata Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkum dan HAM Provinsi Aceh, Edy Hardoyo saat dikonfirmasi, Sabtu (27/1/2018).
Dikatakan Edy, Napi yang sudah menjadi tersangka karena terlibat pembakaran dan perusakan Lapas hingga kini masih diproses di Polresta Banda Aceh, sambil menunggu putusan pengadilan atas kasusnya yang baru.
"Pemindahan kita lakukan secara diam-diam untuk kepentingan keamanan supaya tidak terjadi kerusuhan lagi. Informasi sekarang mereka sudah tiba (LP Tanjung Gusta)," sebutnya.bandar togel online pasaran sydney
Seperti diketahui, kerusuhan Lapas Kelas IIA Banda Aceh pada Kamis 4 Januari 2018 lalu, dipicu dari seorang napi bernama Gunawan yang tidak mau dipindahkan. Kemudian dia memprovokasi napi lain dan hingga menimbulkan kerusuhan. Akibatnya, sejumlah ruangan perkantoran di Lapas, serta satu unit kendaraan milik polisi dibakar.bandar togel online
0 komentar:
Posting Komentar