BSD - kuli panggul di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara kini semakin terabaikan seiring perubahan zaman.agen togel terbesar di asia
Sunda Kelapa yang dulu dikenal sebagai pelabuhan kayu atau pelabuhan rakyat (Pelra) kini sudah dimasukan beberapa kapal besi. Akibatnya, buruh pelabuhan atau kuli panggul mulai terabaikan. Padahal sebelumnya kelancaran kegiatan pelabuhan banyak bersandar pada mereka.
Sobar, 39, sehari-hari menggantungkan hidupnya dengan menjual jasa tenaganya sebagai kuli panggul di Pelabuhan Sunda Kelapa. Tidak tanggung-tanggung pria asal Pekalongan ini mampu memanggul karung puluhan ton per hari dan meniti papan yang letaknya antara dermaga yang dibentangkan menuju ke kapal kayu.agen togel singapore online
Menggantungkan hidup sebagai kuli panggul tetap dijalani, meski dirinya bersama sejumlah rekannya menginginkan pekerjaan yang lebih layak dengan menghasilkan uang lebih besar ketimbang pekerjaan yang mereka tekuni sekarang.
Sobar menuturkan , waktu bekerja di Pelabuhan Sunda Kelapa tidak menentu. Terkadang dia harus bangun pukul 03:00 dari kontrakannya di perkampungan luar batang. Lalu berangkat pagi buta, bila ada kapal yang masuk tengah malam.agen togel singapore terpercaya
Meski sudah bangun pagi, tapi penghasilannya tetap tidak pernah besar. Satu hari dia mengaku hanya bisa mengumpulkan uang Rp40 ribu-Rp75 ribu. Tergantung dari jumlah barang yang dipanggulnya. Jumlah tersebut, menurutnya, belum dipotong dengan uang makan dan lainnya.
Jadi pameo “Kalau tidak bangun pagi rejeki dipatok ayam” tidak berlaku bagi kuli panggul ini. Sebab meski dia sudah bangun pagi tetap saja rejekinya seret.agen togel singapore dan hongkong
Dengan bermodal sebuah bantalan dari busa tipis dan botol air mineral yang disandarkan di atas bahu agar tidak lecet, pria berkulit hitam legam ini terkadang lupa makan siang jika sedang mengejar target memanggulnya. “Biar cepat selesai, kadang saya kerja terus biar jam istirahat. Nanti kalau sudah kelar, baru saya makan,” tuturnya.
Bekerja hanya dengan memakai kaos, celana dan topi yang kumuh untuk mengangkut semen dari truk dan pupuk yang sangat panas serta terkena debu, tidak ada jaminan keselamatan kerja atau jaminan kesehatan di pelabuhan ini.agen togel resmi terpercaya
Bahkan untuk tidur mereka mengaku sering di bawah emperan gudang kalau hujan terkena cipratan air.
RP7 RIBU/TON
Sobar bercerita dia hanya dibayar Rp7 ribu per ton barang semisal semen. “Saya harus menerima kenyataan itu. Kalau menolak, rezeki saya diambil kawan lainnya,” ujar lelaki berkulit legam ini.agen togel pasaran hongkong
Guna mendapatkan uang yang lumayan, dia harus bekerja keras. Sobar mengaku bisa mengirimkan uang untuk istri dan anaknya sekitar Rp2-3 juta/bulan atau setiap minggu setidaknya Rp500 ribu dikirim ke kampungnya.
Dengan tangan kasarnya dan mengusap wajah yang berkeringat, buruh yang bekerja di Pelabuhan Sunda Kelapa sudah 10 tahun ini belum berniat mencari pekerjaan lain, sebab dia tidak punya keahlian lain kecuali dengan jasa tenaga kasarnya.agen togel paling terpercaya
Dengan kondisi Pelabuhan Sunda Kelapa tidak sesibuk saat masa jayanya dimana banyak bongkar muat kayu olahan, Sobar berharap pemerintah mau memperhatikan serius tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan rakyat tersebut.
Sebab di pelabuhan peninggalan Batavia ini, kayu olahan sudah berubah hanya mengangkut barang dagangan kelontong, semen antar pulau, besi beton dan kebutuhan pangan lainnya yang dikirim ke luar Jawa.nama agen togel terpercaya
Bongkar muat barang di pelabuhan ini masih menggunakan cara tradisional yakni dilakukan orang perorangan atau Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dengan cara dipanggul.

0 komentar:
Posting Komentar